Loading...

Loading...

Pengertian Kurikulum

Ditulis oleh Pada 07 October, 2019

Bagikan :


Pengertian Kurikulum


Daftar Isi

Apakah Anda seorang siswa atau mahasiswa jurusan pendidikan ?

atau Anda hanya seseorang yang mau tahu tentang kurikulum ?

Sebagai orang yang ingin mengajar sebagai guru yang resmi. Sudah seharusnya kita tahu tentang apa itu kurikulum. Saya disini telah merangkum sedikit yang bisa saya temukan beberapa hal dasar yang perlu kita ketahui dalam perjalanan kita untuk menjadi seorang guru. Mengetahui dan menggunakan kurikulum yang benar akan sangat meningkatkan kualitas diri kita sebagai seorang guru atau orang yang akan menjadi guru. Karena dengan persiapan yang baik kita akan lebih berkemungkinan untuk berhasil dalam apapun itu yang kita kerjakan.

Kurikulum sudah mulai di gunakan dalam pendidikan pada 1500an, tetapi digunakan secara rutin pada 19an pada bidang kedoteran dulu.

Kurikulum memiliki arti yang cukup luas.

Berasal dari kata latin yang memiliki arti “run a (race) course” berlari dalam sebuah jalur dan ditujukan agar ada keteraturan dalam pengajaran yang mana jika diartikan secara lebih dalam adalah langkah – langkah untuk sebuah konten tertentu dalam belajar dan mengajar.

Isi kurikulum ditujukan ke orang-orang secara umum, tetapi tetap di sesuaikan dengan muridnya, serta objek pembelajaran.

Didalamnya terdapat hal yang pasti akan terjadi dan yang mungkin akan terjadi.

Dibuat sesuai dengan aturan sehingga kurikulum pasti resmi.

Tuntunan pengalaman belajar yang didesain untuk memfasilitasi pembelajaran agar ada keseimbangan yang baik terhadap yang dipelajari di kelas dan yang terjadi diluar kelas.

Kombinasi beruntun yang terdiri dari pembelajaran yang berbeda-beda.

Memberikan arah yang jelas kemana pembelajaran akan dibawa dan melalui apa. Isi dari pembelajaran.

Gambaran komprehensif tentang apa pembelajarannya, serta bagaimana cara mengajarnya.

Kurikulum didalamnya ada tujuan pembelajaran, bahan ajaran, metode mengajar, serta evaluasi.

Setelah dijalani akan memenuhi salah satu hal dalam langkah mendapatkan setifikasi atau ijazah.

Kurikulum dalam kamus adalah sesuatu yang ditawarkan kepada siswa,tetapi dalam prakteknya sangat jarang ditemukan hal yang seperti itu. Tergantung seorang guru dalam mengartikannya tapi pada dasarnya adalah semua pengetahuan dan skill yang di tuntut dimiliki oleh siswa. Mulai dari objek pembelajaran, unit dan pembelajran yang guru ajar, tugas dan projek yang diberikan ke siswa, buku, bahan, video, presentasi, dan bacaan yang digunakan dalam pembelajaran, dan pengukuran kemampuan, tes, dan metode-metode lainnya yang digunakan utnuk melakukan evaluasi terjhadap pembelajarn siswa. Dengan contoh Sebuah kurikulum guru, akan sangat spesifik kepada tujuan pembelajaran, pembelajaran, tugas, dan bahan yang digunakan untuk mengorganisasi dan mengajar sebua pembelajarn.akan sangat susah untuk mengartikan kurikulum yang digunakan dalam pendidikan tanpa sebuah kualifikasi, contoh khusus, atau penjelasan tambahan, hal ini mungkin susah utntuk di tentukan secara tepat istilah yang dimaksud biasanya karena istilah ini bisa di terapkan dalam untuk semua komponen dalam dalam program sekolah atau pembelajaran sekolah.

Dalam beberapa kasus , guru biasanya akan membuat kurikulum sendid yang biasanya akan meningkatkan secara perlahan, walaupun tidak jarang juga seorang guru untuk mengambil atau mengadaptasi kurikulu yang dibuat oleh guru lain, strutur kurikulum yang ada, atau membelinya dalam bentuk paket atau Cuma satu kurikulum pada suatu pelajaran tertentu.seperti pendidikan bahasa inggris yang kemudian akan menjadi dasar untuk kurikulu yang ingin dia buat atau betul-betul mengikutinya tanpa merubah apa. Kurukulum biasanya akan mengikuti syarat kelulusan pada sekolah dia mengajar, seperti unit yang perlu dilakukan oleh siswa dan tentunya lulus pada unit itu, sejumlah kredit yang perlu diselsaikan oleh siswa, serta syarat-syarat tertentu seperti melaksanakan proyek tertentu. Intinya kurikulum memiliki bentuk yang cukup banyak dalam sekolah.

Pembaharuan

Karena kurikulum merupakan pondasi terhadap sekolah atau pembelajaran yang baik dan efektif. Jad, tidak heran kalau kurikulum dijadikan objek untuk dilakukan pembaharuan, yang isinya rata-rata bertujuan untuk memberi mandat atau menyarankan standar kurikulum yang merata di setiap provinsi, sekolah, level kelas, subyek tertentu, dan pembelajaran. Berikut adalah beberapa perwakilan dari beberapa kurikulum yang menargetkan untuk pembaharuan agar ada peningkatan kefektifan guru dalam sekolah.

Syarat standar : ketika standar pembelajaran di adopsi pada sebuah area tertentu atau tingkatan tertentu, biasanya guru lebih sering untuk memodifikasi apa yang mereka ajar dan membawa kurikulum kepada “penjajaran” dengan menjadikan ekspektasi pembelajaran sebagai standar baru. Sementara, penjajaran teknik terhadap kurikulum dengan standar tidak selamanya berarti guru mengajar sesuai dengan standar atau lebih jelasnya, siswa yang berhasil mencapai ekspektasi belajar dengan standar ekspektasi tetap berada dalam sebuah mekanisme oleh pembuat aturan dan pemimpin sekolah berusaha untuk meningkatkan kurikulum dan kualitas pembelajaran.

Evaluasi persyaratan : strategi pembaruan lainnya yang tidak langsung mempengaruhi kurikulum adalah evaluasi, karena cara yang digunakan untuk mengevaluasi pembelajaran siswa memaksa guru untuk mengajar konten dan kemampuan yang akhirnya akan di evaluasi. Yang paling sering didiskusikan adalah standardized testing dan high-stakes testing, yang bisa memberikan peningkatan kepada fenomena secara tidak resmi memanggil “mengajar untuk mengetes”. Karena aturan pemerintah dan negara mensyaratkan siswa untuk mengambil standardized testing(tes strandarisasi) pada tingkat kelas tertentu, dan karena pinalti peraturan dan tanggapan negatif umum akan menghasilkan kualitas siswa yang jelek, guru akan sangat ditekan untuk mengajar yang lebih tinggi kemungkinannya dalam meningkatkan kualitas siswa dalam tes standar.

Penjajaran kurikulum : sekolah akan mencoba untuk meningkatkan kualitas kurikulum dengan membawa ekspektasi aktivitas belajar dan mengajar kepada “penjajaran” dengan standar-standar belajar dan pembelajaran sekolah lainnya. Sebuah praktik yang kadang dipanggil sebagai “curriculum mapping” atau “pemetaan kurikulum” ide sederhananya adalah untuk meningkatkan sebuah program akademik yang lebih konsisten dan lebih koheren dengan memastikan guru menagajar konten yang lebih penting dan mengeliminasi permasalahan pembelajaran yang mungkin hadir diantara pembelajaran berlanjut dan tingkat kelas. Contohnya, guru mungkin mengulas program matematikanya untuk memastikan bahwa siswa – siswa sebenarnya diajar pembelajaran algebra(aljabar) 1 (satu) ditawarkan sekolah tidak hanya mencerminkan ekspektasi standar pembelajaran sebuah pelajaran dan tingkat kelas, tetapi juga hal ini menyiapkan siswa untuk aljabar 2 (dua) dan geometri. Ketika kurikulum tidak di jajarkan, siswa mungkin diajar dengan conten yang sangat berbeda di setiap aljabar 1 (satu). Contohnya, ketika siswa menyelesaikan aljabar 1 yang berbeda akan tidak siap mengikuti aljabar 2 yang beda lagi pelajarannya jika kurikulumnya diubah lagi, inilah tujuan adalnya penjajaran sehingga pelajaran yang diambil bisa sama tidak peduli dimana dia melanjutkan sekolahnya atau gurunya.

Kesimpulan

Kurikulum Berasal dari kata latin yang memiliki arti “run a (race) course” atau dalam bahasa indonesia berlari dalam sebuah jalur. Ditujukan agar ada keteraturan dalam pengajaran yang mana jika diartikan secara lebih dalam adalah langkah – langkah untuk sebuah konten tertentu dalam belajar dan mengajar. Isinya ditijujukan untuk orang secara umum dan dengan konten yang khusus. Telah disiapkan kemungkinan yang akan terjadi dalam proses pembelajaran. tujuan pembelajaran, bahan ajaran, metode mengajar, serta evaluasi adalah hal – hal yang ada didalamnya. Ada aturan dalam membuat kurikulum. Dan terakhir biasanya di lakukan siswa dengan tujuan untuk mendapatkan sebuah ijazah.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Curriculum

https://www.igi-global.com/dictionary/curriculum-development-models-for-quality-educational-system/6468

https://www.edglossary.org/curriculum/





Loading...




Loading...