Pengertian SPSS

Ditulis oleh zidan Pada 07 October, 2019

Bagikan :




Daftar Isi

   Aku pertama kali tahu tentang SPSS adalah karena dosen statistika saya mengatakannya di kampus dan menurutnya aplikasi ini akan sangat membantu kita dalam melakukan penilitian Quantitatif. Karena saya sudah mendekati semester akhir saya sudah bersiap untuk melakukan persiapan-persiapan yang bisa menunjang atau mempermudah penilitian yang pasti akan saya lakukan jadi saya mencari tahu jawabannya.

1. pengertian

   SPSS memiliki kepanjangan Statistical Package for the Social Sciences adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk berinteraksi, menggabungkan, serta melakukan analisa statistika.

2. Sejarah

   Petunjuk penggunaan SPSS yang asli oleh Nie, Bent, dan Hull ini telah di nobatkan sebagai salah satu buku sosiologi yang paling berpengaruh dalam memperbolehkan peneliti pemula untuk melakukan analisis penilitian tanpa bantuan atau dengan diri mereka sendiri. Di ciptakan oleh SPSS Inc. Perangkat lunak ini di beli oleh IBM pada tahun 2009. Yang pada tahun 2015 diubah namanya menjadi IBM SPSS Statistik.Nama perangkat lunak ini awalnya ditujukan kepada sosial sains, yang terus berkembang pada beberapa bidang lainnya termasuk pada bidang kesehatan serta ekonomi.

3. Kegunaan

   Aplikasi ini paling banyak digunakan dalam sains sosial untuk melakukan analisa statistika.    Dalam penilitian pasar, kesehatan, survey, pemerintah, penilitian edukasi, pengamat pemasaran, pencari data dan lain-lainnya.

   Selain itu memperbolehkan juga beberapa hal seperti pengaturan data (pemilihan kasus, pembentukan ulang berkas, membuat data yang beda-beda) dokumentasi data (sebuah kamus meta data yang terletak di dalam berkas) adalah fungsi utama oleh aplikasi ini.

4. Bentuk statistik yang didukung

   Bentuk statistik yang ada di dalam aplikasi ini adalah :

  • Descriptif statistik seperti tabulasi silang, frekuensi, deskripsi, penyelidikan, serta rasio dari deskriptif statistik.
  • Statistik bivariat seperti Means, t-test, ANOVA, Correlation (bivariate, partial, distances), Nonparametric tests, Bayesian.
  • Prediksi hasil berupa angka seperti regressi linier.
  • Prediksi untuk mengolompokkan seperti analisa faktor, analisa kuluster, (dua-langkah, K-means, hierarkis), diskriminan.
  • Analisa spasial geo, sekumpulan metode untuk menemukan dan menggambarkan tingkatan/ pola dari sebuah fenomena spasial, sehingga dapat dimengerti dengan lebih baik. Atau bisa juga disebut simulasi.
  • Ekstensi R (GUI), Phyton.    Digunakan untuk orang-orang yang mengerti kodingan dalam bahasa R ataupun Phyton yang bisa melakukan implementasi algoritma.

Fitur –fitur menarik didalamnya

   Fitur – fitur yang ditawarkan oleh SPSS bisa di akses melalui sebuah menu atau dengan mengodingnya dengan paten 4GL command syntax language. command syntax language memiliki kelebihan untuk menghasilkan hasil duplikat, menyederhanakan tugas berulang, dan menangani manipulasi dan analisa data kompleks. Dengan tambahan, beberapa aplikasi kompleks yang hanya bisa di koding dalam syntax dan tidak bisa diakses dengan struktur menu. Menu tatap muka juga bisa menghasilkan instruksi syntax yang bisa ditampilkan dalam bentuk hasil, walaupun secara pengaturan aslinya perlu diubah untuk membuat syntax terlihat oleh user. mereka juga bisa ditempelkan kedalam berkas syntax menggunakan tombol paste / penempelan yang ada di setiap menu. Program atau aplikasi ini bisa berjalan secara interaktif ataupun tanpa user, menggunakan penyedia pembuatan fasilitas pekerjaan.

   Dengan tambahan sebuah bahasa “macro” bisa digunakan untuk menulis bahasa perintah yang bersifat subrutin. Sebuah ekstensi Phyton bisa mengakses informasi dalam kamus data serta data sekaligus melakukan pembangunan syntax perintah program secara dinamik. Ekstensi ini di perkenalkan pada SPSS 14, menggantikan SAX Basic “skripting” yang lebih lemah untuk hampir semua hal. Alaupun SAXBasic masih ada. Dengan tambahan, ekstensi ini mengijinkan SPSS untuk menjalankan semua statistik dalam aplikasi gratis paket R. Dari versi 14 kedepannya, SPSS bisa dijalankan secara luar oleh Phython ata sebuah program VB.NET dengan menggunakan “plug-ins”. (dari versi 20 kedepannya, kedua fasilitas skripting, serta beberapa skripting, telah dimasukkan kedalam media dan normalnya telah ada secara standarnya.)

   SPSS Statistik menempatkan batasan di struktur berkas data, tipe data, memproses data, dan berkas sama, yang bersama akan membuat program yang lebih sederhana. SPSS set data memiliki struktur tabel dua dimensi, dimana pada dasarnya baris-barisnya memawakili kasus-kasus (seperti seorang individual atau sekeluarga) dan kolumnya mewakili pengukuran (seperti pendapatan umur, jenis kelamin, atau keluarga). Hanya ada dua data yang di mengerti: angka atau teks. Semua proses data terjadi secara terus menerus dari kasus-kasus melewati berkas (kumpulan beberapa berkas). Berkas-berkas bisa di cocokkan satu dengan satu dan satu dengan banyak, tapi tidak bisa banyak dengan satu. Dengan tambahan kepada itu adalah struktur dan proses variabel kasus, ada perbedaan maktriks sesi dimana satu bisa memproses berkas sebagai metrik menggunakan metriks atau operasi algebra linier.

   Grafik tatap muka memiliki dua sisi yang bisa dilihat dengan menklik salah satu dari dua tab di kiri bawah dari jendela statistik SPSS. “Data view” ini memperlihatkan sisi spreadsheet dari dua kasus (baris) dan variabel (kolum). Tidak seperti spreadsheets, cel data hanya bisa di menyimpan angka atau teks, dan formula tidak bisa tersimpan di dalam sel-sel ini. “Variable View” menampilkan kamus metadata dimana setiap baris mewakili sebuah variabel dan memperlihatkan nama, label, value/isi, lebar, tipe pengukuran, dan variasi terhadap karakteristik lain. Sel-sel dalam kedua sisi bisa di edit secara manual, mendefinisikan struktur berkas dan membiarkan entri berkas tanpa menggunakan perintah syntaks. Mungkin ini cukup untuk kumpulan berkas yang kecil. Kumpulan berkas yang lebih besar seperti survey statistika lebih sering dibuat dengan program entri data, atau dimasukkan selama computer-assisted personal interviewing, dengan mencari dan menggunakan angket karakter optikal. Baru kemudian Kumpulan beberapa berkas ini bisa dibaca dalam SPSS.

   Statistik SPSS bisa membaca dan menulis berkas dari berkas teks ASCII (termasuk berkas hierarki), paket statistik yang lainnya, spreadsheet dan basisdata. Statistik SPSS juga bisa membaca dan menulis ke tabel basis data luar yang saling terhubung melalui ODBC dan SQL.

   Hasil statistik SPSS adalah berupa .spv yang bisa di export ke teks seperti word, PDF, excel, XLS, HTML, XML, JPEG, PNG, BMP, dan EMF.

Kesimpulannya

   SPSS memiliki kepanjangan Statistical Package for the Social Sciences adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk berinteraksi, menggabungkan, serta melakukan analisa statistika terhadap proyek kita. Bentuk statistik yang didukung cukup lengkap Descriptif statistik, Statiktik bivariat, melakukan prediksi, melakukan analisa spasial geo, dan Phyton. SPSS di tujukan untuk semua kalangan dari peneliti pemula sampai peneliti ahli, dari orang awam sampai orang yang bisa mengerti tentang koding. Serta hasilnya dapat di export ke banyak ekstensi jadi tidak perlu khawatir jika ingin membuka hasilnya di aplkasi lain.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/SPSS