Apa itu blog ? (Tanggapan Untuk Statement Coki Pardede)

Ditulis oleh zidan Pada 26 March, 2021

Bagikan :


Apa itu blog ? (Tanggapan Untuk Statement Coki Pardede)


“internet bukanlah sebuah diary” ~coki pardede

Walaupun secara perkata mungkin saja salah, akan tetapi hal itulah yang saya ingat ketika mendengar pendapat coki di podcast deddy corbuzier.

Kalimat di atas sebenarnya tidak terlalu benar, karena “blog” pada awalnya memang di ciptakan untuk diary.

Walaupun coki pardede mengatakan “internet”, akan tetapi salah satu bentuk untuk mengekspresikan diri Anda adalah melalui “blog”.

Apa itu blog ?

Seperti judul yang ada, kita bahas dahulu apa itu blog ?

Blog (weblog) bisa di artikan dengan sebuah jenis website, yang berisi konten, baik itu tulisan, gambar, atau video, biasanya di susun dengan stuktur dimana yang konten terbarulah yang berada paling awal, terkadang di buat oleh satu orang atau banyak orang.

Karena blog dengan website memiliki hubungan yang sangat erat. Jadi penjelasan blog tidak akan lengkap jika tidak memiliki perbandingan dengan website, apalagi garis antara website dengan blog memang-lah sangat tipis.

Ada banyak penjelasan tentang pengertian blog di luar sana, jika Anda pernah membaca penjelasan blog di website lain, maka Anda akan mendapatkan perbandingan blog dengan website yang jika simpulkan menjadi seperti ini :

Blog itu harus sering di update sedangkan kalau website itu tidak, dan bisa di bilang website itu statis. Lalu blog itu biasanya memiliki elemen penting seperti : tanggal konten itu, siapa pembuatnya, dan kategorinya.

Hal di atas bisa di katakan benar, terutama dalam hal elemen pentingnya, akan tetapi jika penjelasan lain seperti website itu statis, blog itu harus sering di update, maka hal ini menjadi agak keliru.

Memang benar kalau blog itu biasanya memiliki update yang teratur, mungkin perhari, perpekan, atau bulanan, akan tetapi perbedaan website dengan blog tidak dapat di artikan dengan penjelasan seperti itu.

Perlu penulis tekankan lagi kalau website itu memiliki jenis yang banyak, lalu blog itu hanyalah salah satu jenis website yang bisa di buat.

Jenis Website

Jenis website pada dasarnya hanya ada dua, website dinamis dengan website statis.

Salah satu perbedaan terbesar dari website dinamis dengan website statis itu adalah hubungan kedua website ini dengan database, kalau website dinamis itu terhubung langsung dengan database sedangkan kalau website statis itu tidak terhubung langsung dengan database.

Database secara singkat dapat di artikan sebagai penyimpanan elektronik yang secara sistematis, memperbolehkan kita menyimpan data, maupun memanipulasinya. Hal-hal yang di simpan itu seperti teks, video, photo, audio, akun, komentar, dan lain-lain.

Dari penjelasan sebelumnya dapat di simpulkan bahwa website dinamis, bisa di update dengan lebih cepat karena “database” nya sudah menyatu dengan website itu sendiri sedangkan kalau website statis tidak menyatu, membuat website statis membutuhkan proses yang lebih panjang jika di bandingkan dengan website dinamis.

Akan tetapi, Blog sendiri bisa di sediakan dalam website statis maupun website dinamis.

Hal ini karena blog sederhana itu sebenarnya tidak terlalu butuh dengan hal yang di katakan database, karena teks sudah bisa di tulis di web tanpa menggunakan database, akan tetapi web-nya akan menjadi sangat sederhana, terdiri dari teks saja.

Jadi bisa disimpulkan bahwa perbedaan antara website dengan blog yang ada di luar sana tidak terlalu benar, karena bisa di bilang mereka menganggap blog itu hanya bisa di buat menggunakan jenis website yang dinamis.

Note: website ini statis.

Jenis Jenis Blog

Sebelum masuk kepada penjelasan tentang sejarah blog yang akan menjawab hal yang penulis katakan di pembukaan postingan ini. Sepertinya penulis perlu memberikan sedikit penjelasan tentang apa-apa saja yang masuk ke dalam blog.

1.Personal blog

Personal blog adalah Sebuah blog yang bisa berbentuk diary atau tulisan berisi komentar (opini) yang di tulis oleh satu orang. Pada awalnya blog ini juga merupakan personal blog, karena di kelola oleh penulis sendiri, akan tetapi tumbuh menjadi Collaborative blogs. 2.Collaborative blogs

Collaborative blogs adalah blog yang postingannya biasanya di tulis oleh dua atau lebih penulis. Blognya biasanya memiliki niche sendiri, hal ini dikarenakan blog seperti ini lebih professional di bandingkan personal blog.

3.Microblogging

Anda adalah orang yang sering menulis di blog, karena microblog adalah kegiatan memposting konten pendek yang mana bisa berbentuk teks, audio, video, gambar, serta media lainnya. Biasa di gunakan untuk terhubung dengan teman, atau untuk mengumumkan rapat bagi perusahaan. Contoh tempat microblog adalah twitter, facebook, instagram, tiktok, dan lain-lain.

4.Corporate and organizational blogs

Seperti namanya blog Corporate and organizational blogs adalah blog yang tujuannya menguntungkan sebuah organisasi atau perusahaan, keuntungan pengikut atau keuntungan uang.

Sejarah blog

Setelah Anda cukup paham tentang pengertian blog, selanjutnya mari kita bahas hal yang saya katakan di awal.

Melanjuti pembicaraan di awal mengenal perkataan coki pardede yang mengatakan bahwa blog bukanlah sebuah diary.

Istilah blog berasal dari sebuah istilah lain yaitu weblog (web log).

jika kita menerjemahkan kata ini, maka kita akan sampai kepada web : sebuah istilah yang di per-pendek dari world wide web ini di jelaskan secara singkat sebagai sebuah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), lalu log : catatan sebuah kejadian atau sebuah fakta secara sistematis. Jika digabungkan web dengan log maka kita akan mendapatkan kesimpulan seperti ini, weblog adalah catatan sebuah kejadian atau fakta secara sistematis yang ada di web.

Weblog ini berasal dari seseorang yang bernama jorn Barger pada 17 December tahun 1997. Ia adalah seorang penulis dan seorang programmer, ia menciptakan kata atau frasa ini untuk menjelaskan proses "logging the web" atau “masuk ke dalam web”.

Lalu konten seperti apa isi weblog jorn Barger ?

kontennya berisi tentang hal-hal yang ia sukai, dengan harapan bahwa ada orang-orang yang mungkin saja memiliki ketertarikan dengan dirinya.

Jadi hal ini menunjukkan bahwa pada awal penggunaannya orang-orang yang di singgung bang coki itu tidak bisa di persalahkan.

Dampak Blog

Pendapat coki jika saya tidak pahami itu lebih mengarah kepada “tanggung jawab terhadap konten apa yang kita post”

Sejarah sendiri menunjukkan beberapa bukti di mana blog dapat memberikan dampak negatif kepada penulisnya, seperti di tangkap atau bermasalah secara hukum.

Seperti contohnya pada January 2007, dua blogger negara tetangga kita Malaysia, Jeff Ooi dan Ahirudin Attan, di tuntut atas fitnah dari beberapa surat kabar yang mendukung pemerintah. Pemerintahan negaranya pun mendukung tuntutan ini dan mengeluarkan perintah untuk “mendaftarkan” diri para blogger agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

Atau di pecat dari tempat kerjanya, seperti contohnya, pada tahun 2005, Mark Jen di pecat dari jabatan asisten manajer produk di Google karena membagikan rahasia perusahaan seperti produk yang belum di publikasikan serta keuangan perusahaan.

Serta bisa di pastikan bahwa memakai nama pena atau tidak memakai nama asli tidak akan membantu menyembunyikan atau melindungi Anda, hal ini karena dalam dunia digital, sangat susah bagi Anda untuk benar-benar tidak di ketahui identitasnya.

Sebelum-sebelumnya saya menjelaskan dampak negatif, berikut adalah beberapa dampak positifnya.

1.Menunjukkan Kredibelitas

Anda akan menjadi lebih kredibel dalam hal apa pun yang Anda tulis, entah itu tentang teknologi, atau bahkan tentang hal campuran seperti blog ini, dengan sendirinya membantu Anda mendapat pekerjaan atau mendapatkan klien untuk usaha Anda, hal ini karena Anda akan terlihat lebih “ahli”, sehingga orang bisa percaya terhadap Anda.

2.Belajar

Pola pikir untuk belajar terus-menerus sudah tertanam di diri saya, jadi sambil menulis, penulis juga harus terus belajar untuk terus menulis, jadi bisa di bilang blog bisa menjadi pendorong bagi kita untuk terus belajar.

Kesimpulan

Hal yang ingin saya katakan adalah blog bisa memberikan dampak yang baik maupun baik, akan tetapi seperti kata bang coki, “kita baiknya bertanggung jawab terhadap apa yang kita post”.

Referensi

https://www.niagahoster.co.id/blog/blog-adalah/

https://id.wikipedia.org/wiki/Blog

https://en.wikipedia.org/wiki/Blog

https://firstsiteguide.com/what-is-blog/

https://www.marketingterms.com/dictionary/blog/

https://en.wikipedia.org/wiki/Jorn_Barger





Loading...




Loading...