Loading...

Loading...

Apa itu Font ?

Ditulis oleh zidan Pada 22 February, 2020

Bagikan :


Apa itu Font ?


Jika Anda ingin menjadi seorang desainer yang profesional, maka Anda perlu untuk mempelajari tentang font dan perbedaannya dengan typeface. Walaupun kedua kata ini sudah dianggap sama oleh beberapa orang. di dalam dunia “desain” kedua kata ini sangat berbeda bagi mereka.

Tentu saja jika kita mengetahui perbedaan kedua kata ini, kita akan meningkatkan diksi kita. Dengan meningkatkan diksi kita maka kita akan menjadi manusia yang tingkatannya lebih “tinggi”.

Pengertian font

Font adalah koleksi beberapa karakter dengan desain yang sama. Contoh bentuk font adalah extra bold, bold, regular, light, italic, condensed, extended, dan lain-lain. Seperti yang Anda perhatikan bahwa font bukanlah typeface yang contohnya, Times New Roman, Arial, dan lain-lain. Font sendiri sebenarnya haruslah di spesifikkan. Maksudnya adalah “Times New Roman 11 pt italic” adalah contoh font yang spesifik. Seperti yang Anda bisa lihat sendiri disini ada typeface yang di tambahi dengan kejelasan seperti besarnya atau gaya tulisannya. Sebenarnya font sendiri tidak berakhir sampai disini saja, karena bahkan warna dari typeface sendiri adalah sebuah “font”.

Sejarah

Sebelum melangkah ke pengertian font. Ada baiknya kita melihat bagaimana sejarah tentang font ini. Font berasal dari kata francis kuno yang artinya “meleleh“. Bagaimana hal ini berhubungan dengan font ?. karena font dulunya dibuat dengan melelehkan besi.

Pada jaman percetakan manual. Font adalah sebuah gaya, tebal, dan ukuran yang spesifik dari sebuah typeface. Font dulunya terbuat dari kayu atau logam. Ketika Anda membeli sebuah font maka yang Anda beli adalah 12pt 14A 34a dengan typeface tertentu, 12pt 14A 34a, disini maksudnya adalah ukurannya 12, yang diisi dengan 14 huruf kapital dan 34 huruf kecil. Berikut adalah foto percetakan manual.

sejarah-font

Sekarang ketika kita sudah membeli atau mengunduh “font” maka kita sudah mendapatkan ukuran yang bermacam, ketebalannya, dan lain-lain.

Font Serif dan Sans-Serif

Secara mendasar hanya ada dua font. Satunya adalah serif yang seperti gambar dibawah memiliki ekstensi dari karakter “T”.

seriff

Sans sendiri artinya adalah “tanpa”. Jadi bisa kita simpulkan arti dari sans-serif adalah tanpa serif . seperti di gambar dibawah yang merupakan karakter yang sama yaitu “T”.

sanserir

Serif biasanya di gunakan untuk tulisan yang sudah dicetak, sedangkan sans-serif itu biasanya digunakan untuk tulisan yang ada di web atau digital. Akan tetapi, hal ini hanyalah sebuah pengamatan yang terjadi, hal ini bisa saja berubah kapan saja.

Perbedaannya font dengan typeface

Jika Anda memikirkan bahwa Font haruslah memiliki sebuah typeface, maka Anda tidaklah benar karena Font tidak haruslah memiliki sebuah typeface. Contohnya adalah ff-chartwell yang merupakan font yang diciptakan untuk menghasilkan bagan atau grafik. Contoh lainnya adalah Wingdings yang isinya juga tidak memiliki sebuah typeface. Melainkan, isinya adalah simbol-simbol. Kalau Anda ingin mencoba mengubah tulisan biasa menjadi Wingdings klik link ini Typeface sendiri tidak haruslah memiliki sebuah font. Contohnya adalah tanda tangan Anda, seni graffiti, kata-kata di komik, kaligrafi, logo dan lain-lain.

Cara lain untuk melihat font dengan typeface adalah dengan menggunakan metafora musik, terutama dalam perbedaan antara lagu dan album. Terkadang ada musisi yang menghasilkan lagu yang dinyanyikan tanpa direkam atau ditempatkan dalam wadah seperti album. Lagu disini adalah typeface dan album disini adalah tempatnya.

Pendapat para desainer “ahli”

Bagi desainer pengertian font, dan perbedaannya dengan typeface akan sangat berpengaruh dan terkadang hal ini bisa membuat para “ahli” kesal terhadap penggunaan istilah yang salah. Walaupun, tidak banyak juga para ahli yang menganggap hal ini sudah biasa dan sudah pasrah terhadap fenomena ini.

Kenapa banyak sekali font ?

Font ada banyak karena desainer atau penulis ingin agar ada keunikan dalam tulisannya atau desainnya. Sehingga mereka berlomba-lomba untuk membuat typeface atau font mereka sendiri yang kemudian terciptalah banyak sekali pilihan font atau typeface.

Apakah ada yang namanya Font terbaik ?

Font terbaik sebenarnya tidak ada. Anda pastinya sudah sangat sering sekali melihat judul sebuah tulisan/video/penjelasan yang memiliki judul Font terbaik tahun 2020, atau semacamnya. Saya tak mengatakan kalau penjelasan terhadap Font terbaik itu salah. Tidak, bahkan saya sendiri secara berkala melihat Font apa saja yang sedang trend sekarang. Yah, itulah tujuan utama penjelasan seperti ini. Tulisan seperti ini biasanya hanya untuk membantu kita memutuskan Font apa yang akan kita pakai. Karena seperti yang saya katakan sebelumnya kalau Font sudah terlalu banyak. Dan kita pastinya tak memiliki waktu untuk mencoba semua Font yang ada.

Serta karena pada dasarnya desain itu sebuah seni, maka tentu saja hal ini tak konstan. Tidak ada rumus pasti yang bisa mengatakan kalau Font tertentu adalah Font terbaik.

Font family pengganti typeface

Di jaman digital yang mana font dan typeface sudah digunakan dan diartikan sama. Telah terjadi penambahan kata untuk menunjukkan “keluarga” (family) sebuah font. Padahal artinya mirip dengan typeface. Contoh font family adalah calibri, Times New Roman, dan lain-lainnnya yang bisa Anda lihat listnya disini

Apa itu Font weight ?

typeface_weights

Seperti yang kita bisa lihat di atas. Ini adalah contoh “font-weight” dari typeface Helvetica, yang dimulai dari Ultra Light (sangat tipis) sampai dengan Black (sangat tebal).

Penamaan font-weight itu berbeda-beda bagi setiap font. Intinya adalah ketebalannya berbeda-beda. Font weight secara digital bisa di konversikan menjadi nomor yang kemudian mempermudah komputer untuk mengidentifikasinya. Berikut adalah daftar lengkap semua font-weight.

• 100: Thin, Hairline, Ultra-light, Extra-light

• 200: Light

• 300: Book

• 400: Regular, Normal, Plain, Roman, Standard

• 500: Medium

• 600: Semi-bold, Demi-bold

• 700: Bold

• 800: Heavy, Black, Extra-bold

• 900: Ultra-black, Extra-black, Ultra-bold, Heavy-black, Fat, Poster,


Tidak semua font itu memiliki font weight yang lengkap terkadang hanya ada dua yaitu regular (400) dengan bold (700).

Hal ini hanya ada di pemograman web yang mungkin saja tidak ada hubungannya dengan desain. Akan tetapi hal ini merupakan sebuah contoh dimana font dan typeface itu sudah dianggap sama oleh sebagian besar orang.

Referensi :

https://css3-tutorial.net/text-font/font-weight/

https://www.wonderopolis.org/wonder/what-is-a-font

https://en.wikipedia.org/wiki/Font

https://en.wikipedia.org/wiki/Typeface

https://www.webopedia.com/TERM/F/font.html

https://www.creativefabrica.com/the-ultimate-font-guide/the-basics-what-are-fonts-and-how-do-i-use-them/

https://www.fastcompany.com/3028971/whats-the-difference-between-a-font-and-a-typeface

https://graphicdesign.stackexchange.com/questions/12717/what-is-the-difference-between-a-font-and-a-typeface/12719#12719





Loading...




Loading...