Loading...

Loading...

Hal-hal produktif yang bisa kita lakukan di rumah (versi Covid-19)

Ditulis oleh zidan Pada 17 March, 2020

Bagikan :


Hal-hal produktif yang bisa kita lakukan di rumah (versi Covid-19)


Mungkin kita memiliki hal yang membuat kita tidak bisa keluar dari rumah, hal ini tentu saja menyebalkan bagi sebagian orang. Terutama orang yang tidak suka berada di rumah. Seluruh dunia sekarang di landa sebuah virus yang dinamakan Covid-19. Terutama di Indonesia sendiri yang sudah mengeluarkan larangan untuk keluar selama 14 hari agar membuat penyebaran virus menjadi lambat.

Bagi orang introvert seperti saya mungkin sudah terbiasa atau malah senang dengan tinggal di rumah sendiri. Akan tetapi, bagi orang yang extrovert pasti sangat tersiksa, ataupun orang yang tidak terbiasa tinggal seharian di rumah, pasti akan sangat tersiksa. Jadi saya membuat postingan ini untuk membantu memberikan kita semua konsep agar tetap produktif walaupun tidak keluar.

Pada dasarnya hal yang saya katakan adalah sebagai berikut.

  1. Membaca Buku.
  2. Bermeditasi.
  3. Belajar Skill (kemampuan) Baru.
  4. Merawat Diri.
  5. Merapikan Barang-Barang Anda.
  6. Melakukan Hal yang Anda Suka.

1. Membaca Buku

Hal ini mungkin sudah di prediksi ada di salah satu saran dari saya jika Anda mengikuti tulisan-tulisan yang akhir-akhir ini sudah saya tulis.

Menurut saya, hal ini merupakan kesempatan kita untuk mencoba mengambil buku dan membacanya. Mungkin saja Anda “ketagihan”, jika Anda mendapatkan buku yang memang cocok dengan Anda.

Kalau Anda menanyakan seberapa produktif kita ketika kita membaca sebuah buku. Ketahuilah bahwa semua orang hebat yang Anda kenal di dunia sekarang memiliki wawasan yang sangat luas. Cara terbaik untuk mendapatkan wawasan yang luas adalah dengan membaca buku. Saya berani mengatakan hal ini karena hal ini benar-benar terjadi. Bahkan orang yang tidak “suka” membaca buku sendiri, memiliki hubungan dengan buku seperti membuat sebuah buku atau menyewa seseorang atau sebuah kelompok untuk menulis untuknya. Hal ini berarti ada sesuatu yang istimewa dengan buku.

2. Bermeditasi

bermeditasi sangatlah di “remehkan” oleh beberapa orang. Ada banyak sekali orang, yang berhasil mendapatkan “kebahagiaan” melalui meditasi. Selain itu ada banyak sekali orang sukses secara finansial yang melakukan meditasi.

Meditasi di sini perlu saya jelaskan sedikit, karena terkadang meditasi itu harus dalam bentuk keagamaan. Hal ini tidak benar sepenuhnya karena meditasi itu tidak harus dihubungkan dengan agama. Ada banyak bentuk meditasi yang bisa kita lakukan tanpa “agama”.

Akan tetapi, saya sendiri menyarankan bagi saudara muslim ku untuk serius melakukan “meditasi”. Yaitu semua hal yang kita lakukan untuk berdoa kepada tuhan kita.

Karena meditasi jika dilakukan dengan baik akan sangat berdampak baik kepada kehidupan kita. Hal ini pun sudah di buktikan oleh beberapa orang hebat, seperti para sahabat, para imam, dan untuk Anda yang ingin contoh yang di luar agama Islam, ada sedikit perkataan dari orang-orang hebat berikut.

"I normally do my mindfulness exercises in the morning. It's the first thing I do when I get up. I find that to be the best way to start the day. It gets me in balance before the busyness and hecticness of the day kicks off."--- KOBE BRYANT

“saya biasanya melakukan meditasi di pagi hari. Hal ini adalah hal pertama yang saya lakukan ketika saya bangun. Saya menemukan bahwa hal ini adalah cara terbaik untuk memulai hari. Hal ini dapat membuat saya seimbang (tenang) sebelum menghadapi kesibukan.”--- KOBE BRYANT

“I’m certainly not an expert, but I now meditate two or three times a week, for about 10 minutes each time,”---Bill Gates

“saya bukanlah seorang Ahli, akan tetapi saya bermeditasi selama 10 menit 2 sampai 3 kali sepekan “---Bill Gates

3. Belajar Skill (kemampuan) Baru

Mungkin saja Anda adalah seseorang yang sudah lama ingin mempelajari sebuah kemampuan baru, bahasa baru, mungkin inilah waktu yang untuk Anda mencoba mempelajarinya.

Ada banyak kemampuan yang bisa kita pelajari dari rumah. Terutama di zaman digitalisasi ini yang mana informasi bisa kita dapatkan di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan internet.

Apalagi sekarang ada banyak tempat belajar yang gratis. Contohnya adalah Youtube atau Google yang cukup terkenal. Akan tetapi karena kedua alat ini fungsi utamanya adalah mencari infromasi maka hal yang disediakan tentu saja akan terbatas.

Tentu saja ada tempat belajar yang berbayar. Walaupun berbayar, Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas informasi yang di tawarkan karena beberapa situs yang saya lihat sejauh ini cukup memuaskan. Contohnya adalah Udemy, skillshare dan lain-lain. Bahkan di antara “tempat kursus” online ini ada beberapa yang menawarkan tes yang membuat kita mendapatkan sebuah sertifikat. Ada juga yang ketika Anda mengikuti semua pelajarannya maka Anda akan diberikan sertifikat atau semacam ijazah.

4. Merawat Diri

Sebenarnya meditasi tadi sudah termasuk merawat diri, akan tetapi yang lebih saya maksud di sini adalah merawat diri secara fisik atau dengan kata lain berolahraga.

Kalau kita ingin menghubungkannya dengan fenomena virus yang sedang marak terjadi di Indonesia. Maka hal ini sangat relevan dalam hal mencegah virus merusak tubuh kita. Di langsir dari situs resmi CDC yang mengatakan bahwa covid19 itu paling bahaya bagi orang tua dan orang yang memiliki penyakit jantung, paru-paru, dan diabetes.

berikut situs resmi CDC :

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/specific-groups/high-risk-complications.html

Jika Anda olahraga teratur dan makan dengan baik maka kalaupun Anda di kena virus ini, Anda tidak akan terlalu parah. Akan tetapi, hal ini bukan berarti Anda bebas melakukan apa saja, tetap hindari keluar dari rumah. Hal yang ingin saya katakan adalah tidak ada salahnya Anda menjaga kesehatan Anda dengan berolahraga dan menjaga makan agar Anda tidak rentan terhadap virus.

Hal ini tentu saja adalah kesempatan besar untuk merawatkan diri kita. Tidak ada salahnya kita berusaha untuk membangun kebiasaan sehat selama beberapa hari ke depan agar kita semua terhindar dari penyakit serta mempersiapkan diri untuk menghadapi kegiatan setelah 14 hari ini.

5. Merapikan Barang-Barang Anda

Hal ini saya tawarkan karena telah mendengar beberapa video atau membaca buku tentang seberapa pentingnya merapikan barang kita. Jika saya simpulkan semuanya adalah hal ini dapat membuat kita bisa menjadi lebih fokus terhadap pekerjaan kita, lebih nyaman terhadap rumah kita. Hal ini terjadi karena kita secara tidak sadar memperhatikan atau terpengaruh terhadap hal-hal yang ada di sekitar kita.

Hal ini sebenarnya adalah hal yang paling malas saya lakukan karena terlalu banyak hal lain yang ingin saya lakukan. Akan tetapi, karena kita dilarang atau dihimbau untuk tidak keluar. Otomatis kegiatan kita akan berkurang. Hal ini merupakan kesempatan berharga untuk merapikan barang-barang kita.

Di sini saya tidak akan menjelaskan secara panjang lebar bagaimana mengatur barang-barang Anda, karena menurut saya Anda sebenarnya tahu barang-barang seperti apa saja yang perlu Anda atur, pindahkan, atau buang. Kalau Anda ingin tahu lebih lanjut Anda bisa membaca buku Tidying Up with Marie Kondo atau menontonnya di YouTube maupun acara Netflixnya.

6. Melakukan Hal yang Anda Suka.

Melakukan hal yang Anda suka sebenarnya adalah hal yang produktif juga. Hal ini benar ketika Anda menyeimbangkannya dengan hal-hal produktif di atas. Setelah melakukan hal-hal yang “susah” Anda bisa memberi diri Anda hadiah dengan melakukan hal yang Anda suka, seperti menonton sebuah serial yang sudah lama Anda ingin tonton, atau membaca komik sampai tamat, dan lain-lainnya.

Anda tidak boleh memikirkan bahwa hal-hal seperti ini tidak produktif, karena Anda sebagai manusia yang memiliki nafsu, sesekali harus memanjakan diri sendiri dengan melakukan hal yang Anda suka. Anda pun pada akhirnya akan lebih siap ketika ingin menghadapi tugas selanjutnya atau hal “susah” selanjutnya.





Loading...




Loading...