Meningkatkan penjualan dengan copywriting

Ditulis oleh rahmat Pada 11 September, 2021

Bagikan :


Meningkatkan penjualan dengan copywriting

Photo by Andrew Neel from Pexels

Jika anda adalah seorang pengusaha/pebisnis maka tentu anda harus mengetahui tentang bagaimana cara untuk memasarkan produk yang anda miliki. Ya... mana mungkin ada pembeli yang ingin membeli pakaian yang anda jual apabila anda tidak mampu memasarkan pakaian yang anda jual, jika ada pasti sangat sedikit.

Lalu bagaimana cara untuk meningkatkan penjualan? Jawabannya anda dapat menggunakan copywriting.

Apa itu copywriting? Yuk mari kita bahas bersama!

Pengertian copywriting

Copywriting adalah salah satu bentuk tulisan yang biasa digunakan untuk mendapatkan respon dari pembaca sesuai dengan maksud tulisan. Respon ini dapat berupa tanggapan langsung oleh pembaca seperti balasan "iya", bahkan gerakan yang dilakukan oleh pembaca untuk memesan produk yang anda pasarkan.

Berdasarkan uraian di atas, copywriting dapat kita kenali sebagai bentuk tulisan yang berguna untuk menarik perhatian seseorang, menambah jumlah konsumen, memperkenalkan produk yang kita miliki dan banyak hal lainnya yang berkaitan dengan pemasaran. Sehingga dapat dipastikan bahwa dengan copywriting maka anda akan mampu memiliki tingkat keberhasilan tinggi untuk menarik perhatian konsumen pada setiap penjualan yang anda lakukan. Dengan kata lain, anda mampu melakukan penjualan lebih besar.

Anda pasti pernah menemukan poster atau semacamnya dengan tulisan "Anda ingin menurunkan berat badan anda? Produk ini solusinya! Atau ingin tau rahasia saya menurunkan berat badan? Silahkan datang ke toko kami!" tulisan jenis inilah yang dikenal sebagai copywriting. Sangat menggoda bukan? Apalagi bagi kaum-kaum yang ingin melakukan diet.

Jenis Copywriting

Apakah copywriting itu memiliki banyak jenis?

Jawabannya iya, berikut jenis-jenis copywriting.

Ada beberapa jenis copywriting, diantaranya yaitu:

1. Direct Response Copywriting

Direct response copywriting adalah jenis copywriting yang berfungsi untuk mendapatkan tanggapan secara langsung dari konsumen. Misalnya, seperti meminta konsumen untuk berlangganan, membagikan konten produk yang kita miliki dan fungsi lain. Biasanya, jenis copywriting ini sering digunakan pada iklan media sosial, dll.

2. Marketing Copywriting

Marketing copywriting adalah jenis copywriting yang dikhususkan untuk penawaran suatu produk dan menyampaikan kelebihan/manfaat sebuah produk. Tujuannya adalah agar konsumen yakin terhadap produk kita sekaligus agar konsumen berniat membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Biasanya jenis copywriting ini digunakan di homepage.

3. Brand Copywriting

Brand copywriting adalah jenis copywriting yang dikhususkan untuk menyampaikan identitas atau nilai lebih dari suatu produk. Sehingga jenis copywriting ini dapat pula di katakan sebagai jenis copywriting yang mampu memberikan perbedaan pada satu jenis produk sama namun dari perusahaan atau produser yang berbeda.

Biasanya jenis copywriting ini sering di temui pada logo.

4. SEO Copywriting

SEO copywriting adalah jenis copywriting yang khusus untuk menarik perhatian konsumen yang dapat ditemukan atau dimengerti oleh mesin pencari (google, yahoo dsb). tentunya Copywriting jenis ini di tulis dengan memenuhi seluruh peraturan dan persyaratan SEO.

5. Technical Copywriting

Copywriting jenis ini lebih fokus dalam menjelaskan tentang bagaimana teknis suatu produk atau kelebihan produk dalam hal penggunaan produk (cara kerja) Copywriting jenis ini umumnya terdapat pada produk obat-obatan.

Apakah copywriting itu penting?

Jawabannya tentu iya, dan bahkan sangat penting. Kenapa? Yuk simak!

Terdapat beragam keuntungan yang mampu anda dapatkan dengan copywriting. Contoh sederhananya adalah anda mampu memasarkan produk anda dengan lebih mudah, fleksibel dan meningkatkan efektivitas pemasaran. Sehingga penjualan atas produk anda akan meningkat sekian persen. Tentu hal ini juga akan berpengaruh pada laba yang akan anda dapatkan. Mendapatkan penjualan dan keuntungan besar, itu kan yang menjadi cita-cita seluruh pengusaha atau penyedia jasa di seluruh dunia? Anda pasti salah satunya, Iya kan!

Eitss... Tapi jangan salah, tidak semua jenis tulisan mampu menarik perhatian konsumen. Contoh, "Mampir beli pakaian kami" apakah anda tertarik? Jika ada yang membeli produk yang ditawarkan dengan cara seperti itu, maka dapat di pastikan bahwa lebih dari 75% pembelinya adalah orang yang benar-benar butuh, bukan orang yang tertarik. Coba bayangkan, kira-kira di dunia ini ada berapa orang yang benar-benar butuh atas produk yang anda miliki? Sangat sedikit bukan jika dibandingkan pada jumlah populasi manusia, maka itulah yang harus anda ubah, yaitu dari benar-benar butuh menjadi benar-benar tertarik. Caranya lagi-lagi dengan copywriting!

Lalu bagaimana cara membuat copywriting?

  1. Pahami produk anda

    Sebelum membuat copywriting, hal pertama yang harus anda lakukan adalah pahami produk anda sendiri. Alasannya sederhana, bahwa anda tidak akan mampu membuat copywriting yang baik apabila anda tidak memahami produk anda sendiri. Hal ini akan berakibat pada abstraknya tulisan anda, padahal konsumen tertarik pada sesuatu yang konkret.

  2. Kenali pasar

    Anda tidak akan mampu menarik perhatian konsumen jika pasar yang anda tujukan tidak sesuai dengan maksud penjualan. Maksudnya adalah, konsumen tidak akan tertarik membeli produk anda apabila produk yang anda tawarkan tidak mereka inginkan. Contoh sederhananya, alat kecantikan yang anda jual tidak akan di lirik oleh konsumen apabila konsumen yang anda tuju adalah laki-laki, maka seharusnya yang anda tuju adalah perempuan.

  3. Buat headline yang semenarik mungkin

    Headline adalah bagian paling penting untuk menarik konsumen pada copywriting. Tingkat keberhasilan menarik perhatian konsumen sangat dipengaruhi oleh headline yang memadai.

  4. Lengkapi headline dengan head, copy dan CTA (call to action) yang menarik

    Meskipun headline adalah salah satu hal yang paling penting dalam copywriting, namun kita tidak boleh membiarkan head, copy dan CTA begitu saja, kita juga harus mengimbangi headline dengan head, copy dan CTA yang menarik agar konsumen semakin tertarik pada produk yang anda tawarkan.

  5. Hindari penggunaan kata yang sulit di mengerti

    Jika anda membuat copywriting, maka anda tidak boleh menggunakan kata-kata rumit pada tulisan anda, karena anda melakukan copywriting dengan tujuan meningkatkan penjualan. Hal demikian dilakukan untuk membuat konsumen mudah memahami produk yang anda pasarkan. Atau dengan kata lain, orang tidak akan tertarik dengan produk anda jika mereka tidak mengerti maksud penjualan anda.

  6. Akhiri dengan persuasif

    Pada copywriting yang anda tulis, jangan pernah melupakan kata atau kalimat ajakan kepada sasaran konsumen anda. Hal ini bertujuan agar konsumen yang sudah tertarik pada produk yang anda tawarakan melakukan aksi untuk segera menukarkan produk yang anda pasarkan dengan uang yang dia miliki. Dengan kata lain ini adalah sebuah bentuk kalimat ajakan yang membuat konsumen melakukan aksi membeli.

Penutup

Meskipun kita tidak mampu memastikan bahwa dengan copywriting penjualan kita akan terus mengalami peningkatan, namun hal yang mampu kita pastikan dari copywriting adalah, dengan copywriting anda dapat memasarkan produk dengan lebih fleksibel sehingga dengan cara ini, penjualan atas produk yang anda jual akan mengalami peningkatan dibanding dengan tidak menggunakan copywriting sebabagai strategi penjualan atau hanya berjualan dengan cara tradisional.

Sekian.

Referensi :

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://idcloudhost.com/panduan-seo-copywriting/amp/&ved=2ahUKEwiC87ORnPLyAhUV4nMBHQNXC9wQFnoECAMQBg&usg=AOvVaw3S1ZxUX0WipAX-gotDgzeQ

https://accurate.id/marketing-manajemen/copywriting-adalah/





Loading...




Loading...