Jangan suka overthinking, Lebih sadar dengan penggunaan waktu Anda

Apakah Anda pernah merasa bimbang, galau, dilema terhadap suatu persoalan yang sebenarnya persoalan tersebut dapat Anda selesaikan sendiri…

Ditulis Oleh rahmat Pada Mar 2021

Apakah Anda pernah merasa bimbang, galau, dilema terhadap suatu persoalan yang sebenarnya persoalan tersebut dapat Anda selesaikan sendiri apabila Anda berusaha dan mau menyelesaikannya dalam waktu yang relatif singkat? Saya rasa Anda pasti pernah sekali, dua kali, karena setiap orang pasti pernah merasakan hal demikian, termasuk Anda yang sedang membaca tulisan ini, begitu pun penulis.

Masalah yang di maksud dalam tulisan ini dapat berupa masalah yang dapat diselesaikan seorang diri ataupun dengan bantuan orang lain, yang mengakibatkan sebagian besar waktu yang Anda miliki hilang begitu saja akibat terlalu lama Anda pikirkan sebelum Anda kerjakan.

Penulis sangat sering mendapat keluhan seperti itu dari sahabat-sahabat penulis. Mereka selalu menceritakan bahwa betapa sulitnya mengerjakan suatu masalah yang sedang dia hadapi, tugas kuliah misalnya. Kadang mereka terlalu memikirkan mekanisme penyelesaian tugasnya dengan sangat spesifik, sehingga waktu yang mereka miliki hilang begitu saja tanpa melakukan satu aksi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dan lucunya, ketika mereka berusaha untuk merealisasikan apa yang mereka pikirkan, mereka tidak jarang kecewa terhadapnya. Hal ini dapat dikatakan percuma jika memakan waktu yang relatif lama, sebab kebanyakan orang yang berlaku demikian adalah orang-orang yang memikirkan masalah lebih dari sehari.

Apakah memikirkan sesuatu sebelum melaksanakan itu salah?

Jawabannya tentu tidak, hanya saja bagaimana dan seefektif apa cara Anda berpikir, sebab jangan sampai sesuatu yang Anda pikirkan adalah hal-hal yang sama sekali tidak dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Merancang dalam otak sebelum melaksanakan memang bukan merupakan hal yang buruk, bahkan terbilang sangat baik, apabila seintegrasi dengan apa yang seharusnya terjadi sehingga waktu yang digunakan untuk berpikir terhitung wajar dengan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Misalnya ketika Anda memiliki tugas kuliah untuk membuat makalah. Dosen telah memberikan kepada Anda sebuah judul untuk kemudian diselesaikan. Cara untuk menyelesaikan makalah yang merupakan tugas Anda ini tentu sama dengan cara menyelesaikan makalah yang pernah Anda hadapi sebelumnya, jadi yang harus Anda pikirkan adalah bagaimana rumusan masalah yang tepat untuk judul yang telah Anda pegang, kemudian bagaimana cara mencari bahan untuk menyelesaikannya (refrensi) setelah itu semua telah selesai, yang perlu Anda lakukan adalah menyelesaikannya dengan segera, alias jangan menunda-nunda.

Namun, kebanyakan yang terjadi adalah seseorang kadang menggunakan waktu yang terlalu lama untuk berpikir tentang kapan saya harus memulai atau pada bagian mana saya harus memulai menyelesaikan makalah tersebut?

Ketika seseorang telah ada pada fase tersebut, maka seseorang akan berlarut-larut sehingga waktu yang dia miliki terbuang begitu saja, atau dengan kata lain, waktu yang sebenarnya dapat digunakan untuk mengerjakan persoalan lain terbuang atau bahkan waktu untuk bersantai hilang akibat memikirkan sesuatu yang percuma.

Lalu apa yang sebenarnya harus dilakukan?

Jawabannya adalah mulailah untuk menyelesaikan makalah tersebut. Dari mana memulainya itu dapat disesuaikan, Anda dapat memulai mengerjakan bagian kata pengantar terlebih dahulu, latar belakang, atau Anda mencari refrensi untuk menyelesaikan bagian inti pada makalah, semuanya tergantung dari Anda dan kesiapan Anda untuk memulai pada bagian apa terlebih dahulu.

Apabila Anda telah memulai mengerjakan makalah tersebut, solusi untuk masalah-masalah teknis dalam penyelesaiannya akan Anda temukan seiring dengan usaha yang sedang Anda lakukan.

Sangat sempurna apabila waktu yang Anda gunakan untuk memikirkan cara agar masalah yang sedang dihadapi sangat efektif sehingga waktu yang Anda miliki tidak terbuang dan hilang percuma, sebab masih banyak hal lain yang butuh untuk segera dituntaskan dan semuanya tentu menggunakan waktu dalam penyelesaiannya. Jika kita melirik orang-orang besar dan memiliki pencapaian luar biasa, tentu fakta yang akan kita temukan adalah orang-orang yang seperti itu adalah orang-orang yang menggunakan waktu untuk berpikir secara efektif berdasarkan besaran hal atau masalah yang sedang dihadapinya dan sisa waktu yang dimilikinya digunakan untuk melakukan tindakan, sangat jauh berbeda dengan apa yang sering kita lakukan.

Dalam menyelesaikan sebuah masalah, yang perlu Anda lakukan adalah memikirkannya secara bijak kemudian menyelesaikannya sesegera mungkin. Jika muncul perasaan was-was, maka hilangkan perasaan was-was tersebut dan tetaplah mengerjakan masalah yang Anda miliki dan percayalah bahwa tidak ada satupun gembok yang tidak memiliki kunci, begitupun dengan masalah, tak ada satupun yang tidak dapat diselesaikan. Saat ini yang perlu kita lakukan adalah mencoba dan melakukan segala sesuatu yang kita bisa, usah risau dengan kegagalan dan hasil yang akan didapatkan, sebab sulitnya menanjak akan dihadapi oleh orang-orang pendaki sebelum mencapai puncak. Terakhir: tulisan ini tidak mengajarkan untuk tidak merancang segala sesuatu sebelum melaksanakannya, hanya saja tulisan ini mengajarkan Anda untuk menggunakan waktu Anda dengan bijak sehingga banya persoalan lain yang dapat Anda kerjakan, atau minimal waktu bersantai Anda tidak hilang karena Anda memikirkan sesuatu yang tidak terlalu berpengaruh untuk menyelesaikan persoalan yang Anda hadapi.


Artikel Terkait

Cover for Uang Panai Emang Semahal Itu Menikah Dengan Perempuan Suku Bugis

Uang Panai Emang Semahal Itu Menikah Dengan Perempuan Suku Bugis

Ditulis Oleh

rahmat

pada

Sep 2022

Beberapa waktu yang lalu, saya berada di tengah-tengah orang yang berdiskusi terkait uang panai. Salah seorang teman yang sudah menikah…

Cover for Cara memotivasi diri sendiri

Cara memotivasi diri sendiri

Ditulis Oleh

rahmat

pada

Jun 2022

Pernah ngak kamu berpikiran "aduh ada tugas, mana malas banget lagi ngerjainnya" Atau "Nanti dulu ah, scroll tik tok sekali lagi, sekali…