Mengenal Lebih Dalam Lucid Dream

Ditulis oleh rahmat Pada 27 June, 2020

Bagikan :



Photo by Dominika Roseclay from Pexels

Tulisan mengenai Lucid Dream masih kami lanjut, karena di tulisan sebelumnya (Lucid Dream Dalam Pandangan Islam) telah di ungkap bahwa Lucid Dream tidaklah haram karena Lucid Dream adalah mimpi yang serupa dengan mimpi-mimpi pada umumnya dan mimpi telah di konfirmasi memiliki banyak hal yang terkandung di dalamnya yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia, misalnya penyampaian wahyu yang di terima oleh para nabi dan rasul melalui mimpi atau contoh lain, mimpi basah pada laki-laki yang menandakan seorang laki-laki telah masuk usia matang (pubertas).

Karena kita telah tau bahwa di dalam Islam Lucid Dream tidaklah haram maka kali ini (jika benar-benar penasaran tentang Lucid Dream) penulis akan menerangkan lebih lanjut tentang apa itu Lucid Dream.

Sedikit sejarah

Sebelum kita lanjut mungkin ada baiknya kita ketahui dahulu bahwa hal ini bukanlah hal yang baru.

Bahkan Lucid dream bisa di katakan sebagai sesuatu yang kuno. Hal ini saya katakan karena hal ini telah ada dari beberapa abad yang lalu. Bukan cuma ada saja melainkan di teliti juga oleh beberapa peneliti di zaman-zaman yang berbeda pula.

Ada buku kuno yang berjudul Tibetan Book of the Dead, di percaya merupakan sebuah buku dari beberapa abad yang lalu menjelaskan tentang bagaimana cara melakukan sebuah ritual. Hal ini kemudian di teliti pada abad 20 dan telah di akui bahwa konsep yang ada di dalamnya sebenarnya versi kuno dari penelitian mimpi yang ada saat ini.

Penggunaannya pun berubah dengan mengikuti zamannya, walaupun masih banyak praktik kuno yang tetap di lakukan atau di bangkitkan kembali karena adanya penelitian.

Telah di temukan juga tulisan yang jika kita baca maka kita akan tahu kalau hal ini sebenarnya adalah lucid dream. Berikut adalah tulisan dari Aristoteles.

'often when one is asleep, there is something in consciousness which declares that what then presents itself is but a dream' ~Aristoteles.

Untuk lebih lanjut terhadap sejarah lucid dream, Anda cukup membaca penelitian dari LaBerge, S. terutama penelitian berikut.

LaBerge, S. (1988). Lucid dreaming in Western literature. Gackenbach, J. and LaBerge, S., eds. Conscious mind, sleeping brain. New York: Plenum Press, pp. 11-26.

Pengertian Lucid Dream

Lucid Dream adalah sebuah kondisi seseorang bermimpi di mana seseorang tersebut menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam dunia mimpi atau dengan kata lain seseorang itu sadar bahwa dia sedang bermimpi. Misalnya seseorang bermimpi sedang bermain sepak bola dengan kakaknya namun kakaknya tersebut telah meninggal dunia karena kecelakaan beberapa bulan yang lalu dan seseorang itu sadar bahwa dia sedang bermimpi dan dia juga sadar bahwa kakaknya telah mati beberapa bulan yang lalu. Contoh lain, seseorang bermimpi sedang berada di hutan, ia melawan beberapa ekor anaconda raksasa dan berhasil mengalahkan semuanya sendirian, ia juga bertemu dengan seekor singa jantan raksasa dan berhasil mengalahkan singa tersebut hanya dengan menatapnya saja. Namun seseorang ini sadar bahwa ia sedang bermimpi.

Semua kejadian yang di contoh kan adalah hasil imajinasi dari pemimpi karena pemimpi mampu mengatur dan mengendalikan seluruh alur cerita dari mimpi tersebut sehingga dia bisa bermain sepak bola dengan kakak yang telah meninggal dunia, mengalahkan beberapa ekor anaconda raksasa dan berhasil mengalahkan singa hanya dengan menatapnya saja.

Lalu apa bedanya mimpi biasa dengan Lucid Dream?

Meski pun keduanya sama-sama mimpi dan terjadi ketika seseorang sedang tertidur namun, dari kedua jenis mimpi ini ada yang membedakan, yaitu dalam mimpi biasa seseorang tidak bisa mengatur alur cerita sedangkan dalam lucid dream seseorang bisa dengan leluasa mengatur mimpi sesuai keinginan dirinya. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana itu bisa terjadi? Hal demikian terjadi karena pada kedua jenis mimpi tersebut, otak memiliki peran yang berbeda. Pada saat mimpi biasa otak sama sekali tidak bekerja karena otak sepenuhnya sedang beristirahat sehingga pada saat bermimpi seseorang akan melihat kejadian-kejadian aneh dan biasanya acak terjadi oleh karena itu, mimpi kadang terasa aneh. Misalnya, ketika seseorang bermimpi sedang berada di sungai, lalu menaiki perahu, tiba-tiba pindah ke gunung yang di pinggirnya banyak jurang lalu tiba-tiba seseorang datang dan mendorongnya dari belakang sehingga terjatuh ke jurang tersebut dan seterusnya, aneh bukan? Hal itu terjadi karena logika tidak bekerja sehingga apa yang seseorang lihat dalam mimpinya adalah hal-hal aneh dan bekerja secara acak dan mengambil hal-hal yang tidak terduga sebelumnya (random).

Sedangkan pada saat Lucid Dream otak seseorang akan bekerja sehingga saraf yang mengatur logika akan tetap bekerja. Nah dengan bekerja-nya otak sehingga menyebabkan logika seseorang akan tetap bekerja juga. Misalnya ketika seseorang bermimpi sedang berada di sungai, lalu menaiki perahu, tiba-tiba pindah ke gunung yang di pinggirnya banyak jurang lalu tiba-tiba seseorang datang dan mendorongnya dari belakang sehingga terjatuh ke jurang. Jika seseorang berada dalam Lucid Dream maka ia akan sadar bahwa ada kejanggalan yang terjadi pada mimpinya karena otak seseorang tersebut memberikan sinyal bahwa ada sesuatu yang janggal. Dari situlah seseorang tersebut mampu mengendalikan diri sehingga ia mampu mengubah dan menentukan apa saja yang diinginkan terjadi dalam mimpi karena ia memiliki kontrol penuh terhadap mimpinya sendiri. Dengan kata lain, kita tidak lagi terbawa dan mengikuti alur mimpi tapi kitalah yang menciptakan dan mengatur alam mimpi.

Lalu ada lagi pertanyaan yang muncul. Apakah Lucid Dream adalah hal normal dan terjadi kepada siapa saja? Jawabannya iya, Lucid Dream adalah hal normal dan ini bisa terjadi kepada siapa saja karena sebenarnya setiap orang memiliki potensi untuk menyadari bahwa dirinya sedang bermimpi. Hanya saja kemampuan setiap orang berbeda-beda dalam menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam dunia mimpi. Tidak sampai di situ, kemampuan seseorang juga berbeda-beda dalam mengendalikan dan mengatur mimpinya sendiri.

Namun setidaknya seseorang pernah mengalami sekali atau dua kali Lucid Dream dalam hidupnya, secara sadar atau pun tidak sadar. Hal ini tentu berbeda dengan seseorang yang mempunyai kecepatan dalam menyadari bahwa dirinya sedang bermimpi dan memiliki kekuatan untuk mengendalikan mimpinya sendiri, karena dalam sebulan dia akan bisa mengalami Lucid Dream berkali-kali.

Apa manfaat dari Lucid Dream?

Seperti yang saya jelaskan di awal kalau lucid dream itu telah ada dari dahulu dan telah di gunakan dari beberapa bidang. Sekarang saya mau membahas beberapa hal yang orang-orang lakukan dalam memanfaatkan lucid dream ini.

Sebenarnya ada banyak versi atau tujuan orang-orang dalam menggunakan lucid dream sendiri, ada yang hanya ingin mengembangkan imajinasi-nya, ada pula yang hanya ingin membuat tidur menjadi lebih efektif, ada yang sampai berusaha untuk menyembuhkan penyakit melalui Lucid Dream.

Menghilangkan mimpi buruk

Seperti pengertian yang ada, lucid dream terjadi ketika kita mengendalikan mimpi kita, jadi secara teori kita tidak akan mendapatkan mimpi buruk karena hal yang ada di dalam mimpi kita itu semuanya dengan atas izin kita.

Terapi dalam rangka menghilangkan mimpi buruk ini membuahkan hal-hal baik yang lain seperti menghilangkan stress, depresi, serta terkadang dapat membuat seseorang mengerti terhadap dirinya dan kehidupannya.

Kreatifitas

Ada beberapa penelitian yang telah di lakukan dan beberapa orang yang mengaku bahwa ia dapat menjadi lebih kreatif atau dalam hal ini dapat mengakses hal-hal yang kita tahu tapi tidak sadar kalau kita tahu hal itu yang kemudian membuat kita dapat memecahkan masalah tertentu dalam bidang kita masing-masing.

Beberapa bidang yang telah mengaku seperti programmer, dokter bedah, sampai dengan seniman yang berusaha mendapatkan inspirasi untuk seninya

Sedikit cerita

Penulis memiliki seorang teman yang sering mengalami Lucid Dream. Katanya dia sering mencari barangnya yang hilang di dalam dunia mimpi dan ketika dia telah menemukan barang tersebut dalam dunia mimpi, ia kemudian mencari barang tersebut sesuai dengan tempat di mana barang tersebut berada di dalam dunia mimpi, dan katanya dia sering kali menemukan barangnya yang hilang sesuai dengan tempat yang ada pada mimpinya ketika Lucid Dream, meski pun hal ini tidak selalu berhasil.

Menurut penulis, hal ini (menemukan barang sesuai pada tempat di dalam Lucid Dream) bukan hal gaib karena dalam Lucid Dream otak seseorang akan tetap bekerja, sehingga bisa saja beberapa potongan memori yang saling bertumpuk dengan kenangan-kenangan lain sehingga tidak lagi teringat (Lupa) ketika dalam keadaan sadar, bisa muncul ketika berada dalam Lucid Dream. Karena dalam Lucid Dream seseorang akan bisa berkonsentrasi penuh terhadap segala sesuatu yang terjadi pada waktu yang lalu.

Masalah yang mungkin saja muncul

Tidak hanya memiliki kelebihan, Lucid Dream sendiri memiliki kekurangan atau masalah yang bisa saja muncul ke permukaan terutama kekurangan tidur, Karena Lucid Dream pasti mengurangi kualitas dan kuantitas tidur.

Hal lain yang bisa muncul pada saat seseorang tidak tahu kalau hal yang ia alaminya merupakan lucid dream akan merasakan paranoid yang luar biasa terhadap realitanya, serta ia mungkin saja merasakan bahwa ia adalah orang aneh.

Di sinilah sebenarnya tujuan tulisan ini agar orang-orang yang tidak tahu apa yang ia rasakan itu bisa paham kalau hal ini bukanlah sesuatu yang luar biasa atau sesuatu yang perlu di takuti. Hal ini adalah hal alami yang terjadi pada manusia. Mirip dengan kentut yang sudah kita pasrah-kan begitu saja.

Hal lain yang bisa muncul adalah sleep paralyse yang membuat orang sadar akan tetapi tidak bisa menggerakkan tubuhnya, walaupun hal ini tidak sering terjadi.

Berhalusinasi saat sadar pun terkadang terjadi kepada orang yang melakukan lucid dream. Terkadang hal-hal yang kita “buat” di lucid dream dapat muncul dalam otak kita saat kita sedang sadar.

Kesimpulan

Lucid dream merupakan kondisi di mana kita sadar kalau kita sedang bermimpi, hal ini telah di lakukan serta di teliti dari dahulu kala. Ada banyak kegunaan dari ludic dream sendiri, dan tentu saja ada bahaya yang mungkin terjadi ketika kita melakukannya.

Apapun itu lucid dream hanyalah satu dari banyak hal yang membuat manusia unik karena ada beberapa peneliti dan Filsuf yang beranggapan kalau mimpi adalah salah satu keistimewaan seorang manusia.

Kalau dari penulis sendiri beranggapan kalau hal ini hanyalah salah satu alat untuk membuat kita lebih tenang kalau kita melakukannya dengan niat yang baik.

Referensi

https://dreamstudies.org/history-of-lucid-dreaming-ancient-india-to-the-enlightenment/#:~:text=Although%20the%20scientific%20community%20did,East%20thousands%20of%20years%20ago.

https://en.wikipedia.org/wiki/Lucid_dream